Wonosari, Grujugan – Bertempat di Pesantren Darul Ashfiya’ Dusun Mangir, Desa Wonosari, Musyawarah Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Wonosari masa khidmat 2026–2031 digelar pada Jumat, 25 April 2026.
Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimcam dan jajaran pengurus NU tingkat kecamatan, antara lain:
1. Camat Grujugan Azas Suwardi
2. Ketua MWC NU Grujugan
3. Ketua Tanfidziyah NU Kecamatan Grujugan
4. Ro’is Syuriyah NU Kecamatan Grujugan
Musyawarah Ranting menjadi forum lima tahunan untuk memilih kepengurusan baru Ranting NU Desa Wonosari sekaligus menyusun program kerja keumatan dan kemasyarakatan periode 2026–2031.
Dalam sambutannya, Camat Grujugan Azas Suwardi meminta Ketua Ranting NU Desa Wonosari terpilih agar aktif berkolaborasi dengan Pemerintah Desa. Menurutnya, sinergi NU dan Pemdes sangat penting untuk menyukseskan program pemerintah, mulai dari pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, hingga penguatan moderasi beragama di tingkat desa.
“NU punya jamaah yang kuat sampai ke dusun-dusun. Saya titip, Ketua Ranting NU Wonosari nanti harus bergandengan dengan Kades. Bantu sosialisasikan program pemerintah dan jadi motor penggerak kegiatan warga,” tegas Azas Suwardi.
Camat juga menyinggung dua isu strategis di Desa Wonosari. _Pertama_, ia mengajak warga NU menjadi teladan dalam kepatuhan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebagai bentuk kontribusi membangun daerah. _Kedua_, ia menyampaikan perkembangan rencana pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Coralempet yang akan memperlancar akses dan mobilitas warga.
“Jembatan Garuda di Coralempet sudah masuk prioritas. Mohon doa dan dukungan para kiai serta warga NU agar pembangunannya lancar. Sekalian saya ingatkan, mari bayar PBB tepat waktu. Hasilnya kembali lagi ke desa kita,” ujarnya.
Ketua MWC NU Grujugan menekankan pentingnya menjaga soliditas jam’iyah dan khidmat NU di bidang dakwah, pendidikan, serta sosial. Sementara Ro’is Syuriyah berpesan agar pengurus baru menjadi teladan akhlak dan menjaga ukhuwah di tengah masyarakat.
Musyawarah Ranting NU Desa Wonosari di Pesantren Darul Ashfiya’ berlangsung khidmat dan menghasilkan kepengurusan baru masa khidmat 2026–2031. Seluruh peserta berkomitmen memperkuat peran NU dalam pembangunan desa dan pelayanan umat.
Akun Resmi Pemerintah Kecamatan Grujugan
https://www.tiktok.com/@kecamatangrujugan?_r=1&_t=ZS-95guc7YDawS
https://www.instagram.com/kecamatangrujugan?igsh=MW11dG0zZmV1amM0Ng==
https://grujugan.bondowosokab.go.id