Perkuat Akses Ekonomi Warga, Pemdes Dawuhan Gelar Slametan Jembatan Garuda Bersama Camat Grujugan
Grujugan— Pemerintah Desa Dawuhan menggelar acara Slametan dan syukuran atas tuntasnya pembangunan Jembatan Garuda pada Senin (3/8/2026). Acara yang berlangsung khidmat di area lokasi jembatan tersebut dihadiri langsung oleh Camat Grujugan, Azas Suwardi, bersama jajaran muspika, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Tradisi slametan ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus memohon keselamatan bagi warga yang nantinya memanfaankannya sebagai sarana mobilitas sehari-hari.
Mendorong Roda Perekonomian Desa
Dalam sambutannya, Camat Grujugan, Azas Suwardi, mengapresiasi kerja keras dan gotong royong seluruh pihak yang terlibat dalam penyelesaian pengerjaan Jembatan Garuda. Ia menegaskan bahwa jembatan ini memiliki peran vital sebagai jalur penghubung strategis.
Kehadiran Jembatan Garuda ini bukan sekadar bangunan fisik semata, melainkan urat nadi bagi perekonomian warga Desa Dawuhan dan sekitarnya. Akses hasil pertanian, pendidikan, dan aktivitas warga kini jauh lebih cepat dan aman, ujar Azas Suwardi di sela-sela acara, Senin (3/8/2026).
Ia juga mengimbau warga agar bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas publik tersebut agar memiliki masa pakai yang panjang serta memberikan manfaat yang berkelanjutan. Diwarnai Doa Bersama dan Pemotongan Tumpeng
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan doa selamat yang dipimpin oleh tokoh agama desa setempat, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Camat Grujugan yang diserahkan kepada Kepala Desa Dawuhan.
Masyarakat setempat menyambut antusias berfungsinya Jembatan Garuda. Sebelum adanya jembatan ini, warga harus memutar jalur yang cukup jauh untuk membawa hasil panen ke pasar kecamatan.
Dengan peresmian dan syukuran ini, Jembatan Garuda kini sudah resmi dapat dilintasi dan dimanfaatkan penuh oleh masyarakat umum.