GRUJUGA – Suasana megah, khusyuk, sekaligus meriah menyelimuti Lapangan Desa Taman pada Senin (31/8/2026). Ribuan masyarakat Kecamatan Grujugan tumpah ruah memadati lokasi acara dalam rangka menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Lautan manusia larut dalam kegembiraan dan lantunan shalawat yang menggema hingga ke penjuru desa.
Kemeriahan peringatan tahun ini semakin menggelegar dengan digelarnya tradisi Pawai Ancak. Sebelum puncak acara dimulai, warga dari berbagai RT dan RW tampak antusias mengarak puluhan ancak—gunungan berisi hasil bumi, buah-buahan, serta aneka jajanan pasar yang dihias secara kreatif. Arak-arakan pawai yang diiringi tabuhan terbangan dan shalawat ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus daya tarik utama yang memukau warga sepanjang jalan menuju lapangan.
Kegiatan akbar ini menjadi momentum bersejarah yang menyatukan seluruh elemen masyarakat. Acara dihadiri langsung oleh jajaran Perangkat Desa Taman, unsur Forkopimcam Grujugan, pengurus MWCNU beserta seluruh Badan Otonom (Banom), serta para alumni pondok pesantren. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan warga mencerminkan kearifan lokal serta kecintaan yang mendalam kepada Rasulullah SAW.
Puncak acara ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh penceramah kenamaan, KH. Hilman Zidni Romzi dari Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh jemaah untuk memperkuat persatuan, meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW, serta merawat kearifan lokal seperti pawai ancak sebagai wujud rasa syukur atas keberkahan hidup. Pesan sejuk tersebut menyentuh hati para jemaah yang bertahan khusyuk hingga akhir acara.